Gerhana Bulan Terlama Lintasi Indonesia


ISTIQOMAH NEWS: Gerhana bulan total akan terjadi Kamis (16/6) dini hari. Keunikan gerhana bulan kali ini dibandingkan sebelumnya adalah peristiwa alam itu bisa disaksikan di seluruh wilayah Indonesia secara merata dan berlangsung lama, lebih dari lima jam.

Gerhana paling lama ini salah satu peristiwa langka yang terjadi terakhir kali 11 tahun lalu. Peneliti astronomi dan astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin bahkan menyatakan, gerhana besok berpeluang menjadi salah satu gerhana bulan total terlama sepanjang sejarah.

“Lamanya saat gerhana total sekitar 100 menit karena posisi bulan nanti dekat dengan pusat bayangan bumi,” ujar Thomas, Selasa (14/6). Ia juga menjelaskan, durasi sebuah gerhana bulan memang bergantung pada jarak lintasan bulan terhadap pusat bayangan bumi dan jarak bulan terhadap bumi.

Ia menegaskan, gerhana bulan total nanti bisa dilihat di seluruh wilayah Indonesia tanpa terkecuali. Hanya saja, khusus untuk masyarakat yang tinggal di wilayah Papua tidak akan bisa melihat fase akhir gerhana bulan total karena saat itu sudah pagi. “Namun, dari wilayah Indonesia barat hingga tengah akan bisa disaksikan seluruh fase dari gerhana tersebut,” kata Thomas.

Secara umum, kata Thomas, tidak ada dampak signifikan dari gerhana bulan ini. Salah satu yang mungkin akan menarik perhatian adalah kemungkinan pasang air laut maksimum. Pasang air laut itu terjadi karena posisi bumi, bulan, dan matahari hampir berbentuk garis lurus. “Efek gabungan ketiganya adalah pasang maksimum.”

Astronom Institut Teknologi Bandung Moedji Raharto merinci, fenomena gerhana bulan nanti sebenarnya akan berlangsung sejak pukul 01.22 WIB sampai pukul 05.03 WIB atau empat jam 41 menit. Namun, gerhana bulan total hanya akan berlangsung selama satu jam 41 menit (101 menit), dari pukul 02.22 WIB sampai 04.03 WIB.

Puncak gerhana bulan total akan berlangsung pada pukul 03.13 WIB, ketika posisi pusat bundaran bulan berada dekat dengan sumbu kerucut umbra atau bayangan utama bumi. Kemudian, bulan akan meninggalkan penumbra atau bayangan sekunder bumi pada pukul 06.01 WIB.

Tinggi bulan saat terjadi gerhana dilihat dari wilayah Indonesia rata-rata 45 derajat. Sedangkan wilayah Indonesia bagian timur seperti Papua, tinggi bulan ketika itu diprediksi hanya 20 derajat.(REPUBLIKA)

By Tyang Ndusun

One comment on “Gerhana Bulan Terlama Lintasi Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s