Fitnah Ustadz Ba’asyir Tanpa Bukti, Ustadz Iim Ba’asyir: Kapolri Sutarman GOBLOK!


perang melawan islam atas nama terorismeISTIQOMAH NEWS: Ustadz Abdul Rochim Ba’asyir merasa geram dengan pernyataan ngawur Kapolri Jenderal Sutarman yang memfitnah buku “Tadzkiroh” karya ustadz Abu Bakar Ba’asyir sebagai penyebab seseorang melakukan aksi perampokan demi mendukung aksi terorisme. Sebagai petinggi kepolisian yang berpangkat Jenderal, seharusnya Sutarman tidak menyampaikan statemen ke publik tanpa bukti. Ustadz Iim pun balik bertanya pada Sutarman, ada di buku “Tadzkiroh” halaman berapa yang menyuruh orang melakukan perbuatan sebagaimana yang dituduhkan Kapolri asal Sukoharjo itu.

Pengajar ponpes Al Mukmin Ngruki Solo inipun menegaskan jika Sutarman adalah Jenderal yang goblok. “Kapolri kok bisanya menduga-duga. Kapolri goblok itu,” kata pria yang biasa disapa ustadz Iim ini kepada KompasIslam.Com, Kamis (2/1/2014) malam di Solo. Ustadz Iim menambahkan, dengan statemen tendensius yang dilontarkan Kapolri kepada ustadz Ba’asyir yang kini mendekam di sel Super Maximum Security (SMS) LP Pasir Putih Nusakambangan Cilacap menunjukkan ada upaya sistematis untuk menyudutkan ayahnya. …Kapolri kok bisanya menduga-duga. Kapolri goblok itu. Mau saja disetir oleh kalangan anti Islam untuk sudutkan Islam melalui issue terorisme dan perampokan… Selain itu, ustadz Iim menegaskan, kemungkinan yang paling berbahaya dari statemen mantan Kabareskrim Mabes Polri itu adalah adanya kepentingan kelompok atau negara anti Islam seperti Amerika Serikat (AS) yang menunggangi kepolisian untuk memerangi Islam dan umat Islam melalui issue terorisme. “Kelihatan sekali dia tidak memahami problematika yang sedang dihadapinya, dan mau saja disetir oleh kalangan anti Islam untuk sudutkan Islam melalui issue terorisme dan perampokan,” tandasnya. Seperti diberitakan KompasIslam.Com sebelumnya, setelah menculik sejumlah kaum muslimin di Poso dan Banyumas Jawa Tengah (30/12/2013) serta membunuh enam muslim di Ciputat (1/1/2014) sepertinya tidak membuat polisi dan Densus 88 Anti Teror (baca; anti Islam) merasa puas. Hari ini, Kamis (2/1/2014), giliran ustadz Abu Bakar Ba’asyir yang menjadi sasaran fitnah kepolisian. Kapolri Jenderal Pol Sutarman mengatakan jika buku “Tadzkiroh” karya Amir Jama’ah Ansharut Tauhid (JAT) itu menjadi penyebab maraknya aksi perampokan terhadap bank dan toko emas oleh “teroris” .(KOMPAS ISLAM)

By Tyang Ndusun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s