Setelah Kontroversi Syi’ah, Ustadz Mudzakkir Gumuk Maulidan di Markas TNI


Ustadz Mudzakkir Ceramah di Markas TNI Kodim Solo 1Ustadz Mudzakkir Ceramah di Markas TNI Kodim SoloISTIQOMAH NEWS: Beberapa waktu yang lalu, kaum muslimin di Indonesia dan khususnya di Kota Surakarta Jawa Tengah (Solo Jateng) disuguhi pro kontra terkait keSyi’ahan ustadz Mudzakkir Gumuk, baik di dunia maya (dumay) maupun dunia nyata (dunya).

Di dunia maya seperti di jejaring sosial Facebook (FB), BBM atau Whatsapp (WA) misalnya, pembahasan dan debat sengit antara pihak yang pro dan kontra dengan tentang keSyi’ahan pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Islam Gumuk Mangkubumen Solo itu hingga kini terlihat tak berkesudahan.

Sementara itu di dunia nyata, “perang dingin” antara pihak yang pro dan kontra tentang keSyi’ahan sosok yang misteri dan kontroversi itu juga sampai saat ini belum ada tanda-tanda reda. Bahkan sejumlah pihak baik elemen umat Islam maupun para tokoh serta pimpinan elemen umat Islam, khususnya di Kota Bengawan Solo juga sudah berupaya untuk mengakhiri polemik tersebut.

…Kontroversi ustadz Mudzakkir yang mengisi ceramah pengajian peringatan Maulid Nabi Muhammad di Markas TNI Solo muncul karena pernah berkata bahwa dirinya bermanhaj Al Qur’an dan Sunnah semata…

Upaya terakhir yang muncul dan terlihat ke publik dan media adalah adanya upaya tabayyun (klarifikasi) yang dipelopori oleh takmir Masjid Al Huda Desa Ngruki Kecamatan Cemani Kabupaten Sukoharjo Jateng untuk mempertemukan ustadz Mudzakkir yang mengaku pernah menjadi orang kedua di Ponpes YAPI Jatim yang terkenal sebagai ponpes Syi’ah dengan para tokoh Islam.

Ustadz Mudzakkir Ceramah di Markas TNI Kodim Solo 1Namun, usaha yang dirintis hampir 3 pekan itu dengan tema “Forum Klarifikasi Issue Syi’ah – Mengangkat Syubhat Menenangkan Umat” yang dilakukan pada hari Sabtu (26 Januari 2014) pagi lalu di masjid Al Huda Ngruki tidak jadi terlaksana alias batal karena ustadz Mudzakkir tidak hadir. Saat itu, banyak pihak yang menyayangkan sikap ustadz Mudzakkir, dan semakin menguatkan praduga umat Islam tentang keSyi’ahannya.

Pasalnya, para tokoh Islam yang berasal dari luar Kota Solo yang diundang oleh penggagas acara Forum Klarifikasi Issue Syi’ah tersebut telah datang dan hadir di Solo. Pihak yang diundang panitia antara lain Prof Dr dr Zaenal Arifin Adnan Ketua MUI Surakarta, Dr Mu’inudinillah Basri Ketua DSKS, ustadz Rosyid Ridho Ba’asyir pengasuh Ma’had ‘Ali Darul Wahyain Magetan Jatim.

…“Katane maulidan gak ada dalilnya…katane nyunnah banget…kok maulidan… :-?,” tulis Umaier Khaz dalam komentarnya…

Lalu, ada pula ustadz Badru Tamam pengajar PPTQ ‘Isy Karima Karanganyar, ustadz Tengku Azhar pengajar di Ma’had ‘Aly An-Nur Sukoharjo, ustadz Abdul Rochim Ba’asyir pengajar Ponpes Al Mukmin Solo, ustadz Farid Ahmad Okbah dari Bekasi, ustadz Anung Al Hamat dari Jakarta, KH Athian ‘Ali Da’I dari Bandung, ustadz Aris Munandar Al-Fatah Ketua DDII Jateng dan ustadz Hartono Ahmad Jaiz pemerhati aliran sesat dari Jakarta.

Dan kini, kontroversi tentang sosok ustadz Mudzakkir kembali mencuat di dunia maya. Pria yang pernah bolak balik Iran-Indonesia ini kembali menjadi perbincangan hangat setelah akun FB bernama Umaier Khaz membuat status tertanggal 8 April 2014 tentang sosok misterius tersebut karena mengisi ceramah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1435 H di Masjid Al-Falaq Markas TNI Kodim 0735 Surakarta.

Acara peringatan Maulid Nabi yang berlangsung hari Kamis (30/1/2014) lalu dengan tema “Keteladanan Sikap dan Perilaku Nabi Besar Muhammad SAW” itu menjadi kontroversi karena ustadz Mudzakkir pernah berkata bahwa dirinya bermanhaj Al Qur’an dan Sunnah semata. “Katane maulidan gak ada dalilnya…katane nyunnah banget…kok maulidan… :-?,” tulis Umaier Khaz dalam komentarnya. [kompas islam)

 

Iklan
By Tyang Ndusun

One comment on “Setelah Kontroversi Syi’ah, Ustadz Mudzakkir Gumuk Maulidan di Markas TNI

  1. KEBIADABAN KOMUNITAS PEMBELA SYIAH INDONESIA
    September 19, 2016
    Sebuah kelompok pengajian di solo yang dipimpin ustadz M sudah sangat dikenal sebagai pembela syiah di indonesia. Sayangnya muslimin selama ini hanya bertele-tele memperdebatkan apakah dia syiah ato bukan.
    semoga kisah nyata yang memilukan ini segera membuka mata para pencinta sunnah untuk segera bergerak cepat untuk memnghentikan kekejaman dan kekejian yang telah dilakukan kelompok pengajian yang berpusat di kota solo tersebut terhadap aktivis-aktivis pengajian pencinta sunnah.
    Pada awal september 2016 lasykar Hwry yang dikenal sebagai barisan pembela ustadz M telah menghancurkan sebuah pondok pesantren kecil yang telah dirintis semenjak 2014 seorang ustadz yang dikenal sebagai seorang yang anti syiah dan beberapa kali menjelaskan kesesatan-kesesatan syiah di majelis pengajiannya.
    Pondok tersebut bernama AZZAHRA merupakan pondok tahfidz al Qur’an bagi anak2 perempuan dari kanak-kanak sampai remaja. Santriwatinya baru sebanyak 16 orang. Pondok tersebut berlokasi di rumah dan bangunan milik keluarga besar dari ustadz AY yang berlokasi hanya beberapa ratus meter dari tempat pengajian para pembela syiah tersebut.
    Tetapi petaka kebiadaban terjadi ketika lasykar pembela syiah tersebut dipimpin wi-sad seorang guru smp swasta di solo yang merupakan salah satu tangan kanan ustadz M masuk secara paksa dan mengahancurkan rumah tua tempat anak-anak belia tersebut mengaji. mereka mengahncurkan bangunan tersebut dan mengusir para pengasuh ponpes tersebut.
    wi_sad sebenarnya adalah kakak kandung dari ustadz ay yang dulu juga mengaji di tempat yang sama. tapi sejak tahun 1999 ustadz AY keluar dari pengajian pembela syiah tersebut merasa tidak cocok dengan ajaran yang cenderung membela syiah terus-menerus. Ustadz AY aktif di tempat lain dan mulai menyampaikan kesesatan-kesatan ajaran syiah. sejak saat itu setiap aktivitas ustadz AY selalu berusaha diganggu olehwi-sad kakak kandungnya sendiri. Puncaknya pada hari sabtu tgl 6 september 2016 yang lalu dengan dalih mendapat dukungan mandat dari keluarga besar dan dikawal lasykar dan mereka membubarkan pengajian, menghancurkan bangunan,mengusir kelurga dan santri ust AY serta menyegel sehingga Ust AY tidak bisa lagi pulang ke rumah yang telah ditinggali sejak th 2006 yang lalu.
    alasan sengketa warisan terlihat snagt dipaksakan dan mengada-ada.
    tapi dengan perencanaan dan pendanaan yang besar mereka berhasil menciptakan opini kepada keluarga seolah-olah Ust AY tidak berhak menempati rumah tersebut.
    Di antara personil lasykar yang menghancurkan ponpes tersebut tersebut ada wajah yang dikenali sebagai penduduk yang tinggal di sekitar kotagede.biasanya ia mengaji di kelompok pembela syiah cabang singosaren kotagede yang beberapa waktu lalu menghadirkan ustadz M untuk tabligh akbar di singosaren. yang akhirnya didatangi perwakilan dari FJI untuk bertabayyun dan dilanjutkan di kompleks brimob

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s