Rumah sakit di Cina melarang stafnya untuk berpuasa di bulan Ramadhan


Rumah sakit di Cina melarang stafnya untuk berpuasa di bulan RamadhanISTIQOMAH NEWS; Rumah Sakit Cina di Yiningjuga dikenal sebagai Ghulja, di provinsi Xinjiang (Turkistan Timur dengan mayoritas Muslim), telah meminta kepada staf Muslim untuk tidak berpuasa di bulan Ramadhan ini agar tidak mempengaruhi produtifitas kerja, sebagaimana dilansir oleh WorldBulletin, Kamis (5/6/2014).

Islam merupakan agama yang dominan di Xinjiang. Ada sekitar 8,1 juta pemeluk Islam di wilayah ini. Di samping etnis Uighur, ada suku lain yang juga beragama Islam, seperti Kazak, dan Tajik.

Website Sina Weibo melaporkan bahwa departemen kesehatan di kabupaten itu telah membuat seruan yang melarang staf rumah sakit untuk berpuasa di bulan Ramadhan tiga minggu sebelum puasa Ramadhan di mulai, yaitu akan mulai pada tanggal 28 Juni.

Para staf rumah sakit itu diminta untuk menandatangani perjanjian untuk mematuhi peraturan tersebut dalam buku tanggung jawab,”. Website Sina Weibo mempublikasikan foto-foto para staf rumah sakit yang sebagian besar adalah Muslim Uighur. Mereka yang sebagian besar terdiri dari perempuan terlihat duduk di depan sebuah meja besar dengan tangan terlipat.

Muslim Uighur yang merupakan warga asli daerah itu, kemungkinan akan tersinggung dengan seruan tersebut. Mereka sudah menghadapi berbagai pembatasan atas kebebasan menjalankan ibadah oleh Partai Komunis Cina Han, tentu seruan pelarangan untuk berpuasa di bulan Ramadhan bagi Muslim akan semakin meningkatkan ketegangan etnis di wilayah itu.

Ketegangan telah meninggi antara etnis Han Cina dan Muslim Uighur yang mengatakan agama dan cara hidup mereka berada di bawah ancaman dari kebijakan pemerintah pusat.

Reaksi dari seruan tersebut memanasdan terbagiBeberapa komentator ada yang mengatakan setuju dengan seruan agar tenaga medis tidak berpuasa saat mereka bekerjakarena dapat merusak keamanan.

Saya benar-benar mendukung rumah sakit ini,” tulis super Old JadeiteJika Anda tidak suka, Anda dapat memilih pekerjaan lainJadi yang menyebut bahwa adat tidak berubahmereka berubah sepanjang waktudan Anda benar-benar harus memisahkan profesi Anda dari keyakinan agama Anda.

Sebuah komentar yang lain mengatakan bahwa, menghargai kebiasaan individu di atas kelangsungan hidup orang di meja operasi adalah mengacaukan agama dan kehidupan dan untuk menyediakan tempat yang subur untuk bibit ekstremisme.”

Tetapi yang lain mengatakan bahwa seruan itu iadalah pelanggaran hukum yang tidak dapat diterima oleh orang yang beriman.

“Bagaimana bisa terjadiTanya Yexil EsraIni adalah keyakinan agama kamiSiapa yang bilang bahwa hanya karena seseorang tidak makan siang mereka kehilangan kemampuan mental dan fisik mereka untuk bekerja secara normal? Apakah Anda pernah berpuasa selama bulan RamadhanAnda tidak akan mati karena itu.

Kata komentar yang lain yang menyebut dirinya Happiness Comes and GoesRamadhan adalah kebebasan individu bagi seseorang yang meyakininya. Ini adalah masalah pribadiJika hal itu tidak mempengaruhi pekerjaan merekamaka itu tanggung jawab pribadi mereka.

Dama Mitu_9527 bertanya dalam komentarnyaDepartemen Kesehatan Yining, apakah Anda yakin ini tidak melanggar hukum

Pada bulan Februari 1997Yining telah diguncang kerusuhan, puluhan pemuda Muslim ditangkap dan menyebabkan sedikitnya sembilan orang tewas.(ARRAHMAH)

 

By Tyang Ndusun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s