Munarman: Ada Upaya Adu Domba Antar Jihadis


FUIISTIQOMAH NEWS: Direktur An-nashr Insitutre Munarman, SH menilai isu Islamic State of Iraq and Sham (ISIS) telah dimanfaatkan oleh musuh-musuh Islam seperti, orang-orang kafir, munafik, sekuler, untuk memperkuat dan memperkokoh posisi mereka.

“Kita mesti tahu, mereka bisa memanfaatkan situasi karena mereka memegang kekuasaan,” katanya saat berbicara dalam Temu pembaca Suara-Islam dan Majelis Taqarrub Ilallah (TPSI-MTI) ke-45 dengan tema ‘Mengukur Bahaya Isu ISIS di Indonesia’ bertempat di Masjid Baiturohman Jl.Dr.Saharjo No.100, Tebet, Jakarta, Sabtu (30/8).

Salah satu cara memanfaatkan isu tersebut, kata Munarman, dengan politik adu domba. Dalam strategi umum, Rand Coorporation mendorong untuk membenturkan 4 kelompok umat Islam. Di antaranya kelompok Islam moderat, fundamentalis, tradisionalis, modernis, dan sekuler. Namun  dalam strategi terbarunya, Rand Coorporation juga mendorong politik adu domba di kalangan internal  gerakan jihad.

“Di dokumen terbaru Rand Coorporation tahun 2010, bukan lagi kelompok seperti itu yang diadu domba, tetapi adu dombalah antar tanzhim jihad,” ujar Munarman mengutip isi dokumen tersebut.

Munarman juga menegaskan, forum diskusi ini bertujuan untuk mengimbangi opini yang disebarluaskan media-media mainstream. Bukan kepada perdebatan internal kalangan aktivis Islam dan media Islam dalam memandang ISIS.

“Saya tidak mengajak forum ini kepada pertarungan antar media-media Islam. Karena, mereka sudah siap dengan dokumen mengadu domba antar tanzhim jihad, ini yang perlu kita sadari,” tuturnya menanggapi usulan agar forum menghadirkan pihak kontra ataupun pro dalam mendiskusikan ISIS.

Ia pun, menyarankan perdebatan dalam memandang ISIS secara syar’i agar diserahkan kepada para ulama atau didiskusikan secara Internal. “Saya sarankan agar persoalan perdebatan syar’i diselesaikan secara internal saja,” tegas Munarman.

Munarman mengingatkan kembali, agar aktivis dan media Islam untuk tidak terpancing memperdebatkan perbedaan secara terbuka, karena hal tersebut yang ditunggu oleh musuh-musuh Islam.

“Maka, jika tanzhim jihad sudah saling berantem dan saling hantam. Mereka akan senang sekali, berarti agendanya berhasil,” tandasnya.

Dalam diskusi yang dimoderatori oleh Sekjen FUI Muhammad Al-Khaththath itu, pimpinan redaksi Al-Mustaqbal Channel juga dihadirkan sebagai pembicara yang memaparkan tentang seluk-beluk ISIS.(KIBLAT NET)

By Tyang Ndusun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s