Kado Natal, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Disejumlah Tempat


Densus 88ISTIQOMAH NEWS: Jelang perayaan Natal Densus 88 lakukan penangkapan disejumlah tempat. Menurut Humas LUIS Endro Sudarsono mengatakan Densus 88 memanfaatkan momen Natal dalam operasi penangkapan. Sehingga dikesankan bahwa perayaan Natal di Indonesia tidak aman.

Densus 88 kembali menangkapi orang yang dituduh teroris. Kali ini Selasa (23/12/2014) pukul 16.00 korp berlambang burung hantu tersebut menangkap Dodi Kuncoro (31) warga Gambiran Rt 2 Rw 14 Kelurahan Makam Haji Kecamatan Kartasura. Bahkan dalam penangkapan terjadi tindakan kekerasan baik berupa fisik dan psikis.

Menurut reporter muslimdaily.net. Ada beberapa pelanggaran yang sering dilakukan oleh Densus 88 pun demikian saat melakukan penangkapan terhadap tertuduh Dodi Kuncoro. Pertama, Dodi Kuncoro ditangkap usai melaksanakan sholat ashar di masjid Istijabah yang tak jauh dari rumahnya. Menurut keterangan beberapa saksi yang tidak mau disebutkan identitasnya Dodi dipukul bagian kepalanya oleh beberapa petugas berpakaian preman setelah itu ia diseret dimasukkan ke dalam mobil. Sebelumnya ada beberapa aparat berpakaian preman yang selama satu minggu sholat di masjid Istijabah.

Kedua, Densus 88 juga melakukan ancaman kepada istri Dodi Kuncoro, Hidayati. Saat itu Hidayati sedang dirumah sendirian tiba-tiba dari luar rumah ada rombongan orang yang ingin masuk kerumah. Karena tidak ada mahrom maka Hidayati tidak membukakan pintu. Namun, aparat itu justru membentak dan mengancam akan mendobrak pilntu rumah. Karena ketakutan maka Hidayati terpaksa membukakan pintu.

“Kalau tidak dibuka pintu ini akan saya dobrak !” ujar Hidayati saat ditemui reporter Muslimdailydirumahnya. Selasa malam (23/12/2014).

Ketiga, Densus 88 juga mengobrak abrik isi perabotan rumah dengan dalih mencari barang bukti. Terlihat di bagian dapur berserakan barang-barang.

Ke empat, Densus 88 tidak pernah memberikan surat penangkapan.

Beberapa pelanggaran itulah yang selalu dilakukan oleh Densus 88 yang juga merupakan aparat penegak hukum.

Menurut keterangan Humas LUIS Endro Sudarsono “Densus 88 memanfaatkan momen Natal dalam operasi penangkapan. Sehingga dikesankan bahwa perayaan Natal di Indonesia tidak aman” ujarnya.

Sebelumnya, Densus juga menangkap bebarapa orang di Lamongan dan Banyuwangi. Ahad malam (21/12/2014) sekitar pukul 20.00 WIB, anggota Densus 88 Mabes Polri menangkap seorang terduga anggota teroris, Toni Saronggalo (36), warga Dudun Kalimalang, Desa Kentong, Kecamatan Glagah, Lamongan.

Senin (22/12/2014) sekitar pukul 19.30 WIB, anggota Densus 88 kembali membekuk Adi Margono, terduga teroris, Pria kelahiran Semarang, 16 Agustus 1968 itu, ditangkap di rumahnya, di daerah Kelurahan Kebalenan, Kabupaten Banyuwangi. (annajah)

By Tyang Ndusun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s