Pembakaran Pilot Yordania Belum Seberapa! Inilah Kekejian Milisi Syiah Membakar Ahlu Sunnah


Pembakaran Pilot Yordania Belum Seberapa! Inilah Kekejian Milisi Syiah Membakar Ahlu SunnahISTIQOMAH NEWS: “Pemandangan itu menyayat hati!” Mungkin itulah yang terucap pada lisan sebagian orang saat menyaksikan adegan pembakaran Pilot Yordania Muadz Kasasbeh.

Tapi, tunggu dulu. Sejarah punya kisah yang lebih menyakitkan. Peristiwa pembakaran Pilot Yordania ini mengingatkan kita kepada “Tungku Api Az-Zahra”. Sejarah ketika daging ratusan kaum muslimin Iraq dipanggang oleh milisi Syiah!

“Kekejian yang dilegalkan dan didukung oleh pemerintah,” demikianlah warga Iraq mengungkapkan perasaan mereka atas eksekusi Kasasbeh di tangan Daulah Islam.

Mereka menyesalkan kekejaman seperti itu, selain juga melihat bahwa itu belum seberapa bila dibandingkan dengan kejahatan milisi Syiahsampai hari ini, setiap kali menyerang suatu kota atau desa kaum muslimin.

“Tungku Api Az-Zahra”, dikenal oleh masyarakat Irak setelah pendudukan AS, terutama setelah pemboman Kuil Ali Al-Hadi di Samarra, yang disucikan kaum Syiah, pada 22 Februari 2006. Hari itu, milisi Syiah membalas ahli sunah dengan cara keji. Mereka berkumpul pada malam hari mengelilingi Tungku Api Az-Zahra’ sambil membakar ahlu sunah.

Ammar Al-Azzawi (34), warga Amiriyah yang dihuni mayoritas Sunni, menceritakan kisah “Tungku Api Zahra” dan siapa yang bertanggung jawab:

“Selama periode pertama pemerintahan mantan Perdana Menteri Nuri Al-Maliki, saya tinggal di Kairo, timur Baghdad berbatasan dengan wilayah Rusafah. Sebelum saya pindah ke distrik Karkh, pada malam musim dingin, aku duduk santai bersama keluarga. Kami terkejut mengendus bau daging panggang. Tetapi berbeda dari bau ikan, ayam dan daging panggang biasa. Kami mencium bau yang sama setiap pukul sepuluh malam sampai jam tiga pagi.”

“Rasa ingin tahu mendorong saya untuk mencari sumber bau itu! Saya meminta seorang teman dekat untuk bersama-sama mencarinya. Ia ternyata juga merasa aneh. Saat itulah, kami memutuskan untuk mencari sumber bau yang menyebar setiap hari pada waktu yang sama.”

“Pada suatu malam, kami pergi ke tempat teman-teman Syiah moderat. Kami bertanya kepadanya tentang bau itu. ‘Itu adalah Tungku Api Az-Zahra’,’ jawabnya, yaitu tungku api untuk memanggang daging manusia dari kalangan teroris dan Wahhabi,” demikian mereka menyebutnya.

Saya tidak percaya pada apa yang saya dengar! Saya memintanya untuk membawa saya ke tempat itu, tetapi menolak! Namun, ia memperlihatkan handphonenya dan menunjukkan video rekaman tentang cara Syiah membunuh dan menyiksa dengan api. Tampak dalam video, sejumlah elemen Syiah membakar orang yang ia pegang dengan api yang tidak begitu besar sampai mati.

Pemandangan itu membuat saya tidak bisa berpikir lagi, akhirnya saya pindah ke Iraq utara. Setelah akhir liburan, saya tinggal di daerah Amiriyah yang didominasi Sunni, jauh dari bau daging panggang; jauh dari Tungku Api Az-Zahra’.

Pembakaran Kasasbeh dengan cara seperti itu memang keji, mengingatkan kita kepada pembalasan yang dilakukan oleh milisi Syiah, terutama antara 2006-2007,” ungkapnya mengakhiri ceritanya. [Agus Abdullah]

Sumber: Al-Khaleej Online (kiblat net)

Iklan
By Tyang Ndusun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s