Hasil Autopsi Siyono Patahkan Keterangan Polisi


Pemaparan hasil autopsi Siyono di kantor Komnas HAM, Senin (11/04) ISTIQOMAH NEWS: Pengumuman hasil autopsi di Komnas HAM mengungkap sejumlah fakta terkait kematian Siyono. Hal itu sekaligus mematahkan pernyataan-pernyataan yang disampaikan pihak kepolisian.

Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mencatat bahwa hasil autopsi Siyono membantah pernyataan polisi terkait kematian Siyono. Pertama, autopsi itu membuktikan bahwa keterangan Mabes Polri yang menyatakan telah mengautopsi pria asal Klaten itu adalah tidak benar.

“Autopsi yang dilakukan oleh tim autopsi yang dikepalai oleh dokter Gatot itu adalah yang pertama,” kata Dahnil di Kantor Komnas HAM Jakarta, Senin (11/04).

Sebelumnya Mabes Polri sempat menyatakan bahwa pihaknya telah mengautopsi Siyono. “Jadi tidak betul ada autopsi sebelumnya,” imbuhnya.

Kadiv Humas Mabes Polri Anton Charliyan juga telah menyatakan bahwa Siyono meninggal karena pendarahan dan luka di kepala akibat benda tumpul. Sedangkan hasil autopsi yang dilakukan oleh tim dokter Muhammadiyah dan disertai oleh dokter forensik Polda Jawa Tengah menunjukkan bahwa luka di dada yang berakibat pendarahan di jantung adalah penyebab kematian pria 34 tahun itu.

Setelah dilakukan autosi, otak Siyono menunjukkan kondisi yang disebut dengan istilah dalam bentuk bubur putih. Tidak dalam bentuk bubur merah. Hal itu menandakan bahwa tidak ada pendarahan berarti di kepala.

“Agak aneh kemudian jika polisi bisa tahu penyebab kematiannya akibat pendarahan di kepala,” ujar Dahnil.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa hasil autopsi jasad Siyono menunjukkan adanya luka dan patah tulang di bagian dada. Tulang yang patah ke dalam di bagian dada ini yang kemudian menimbulkan pendarahan di jantung, dan menjadi penyebab kematiannya.

Terakhir, tak ada indikasi perlawanan yang dilakukan Siyono terhadap aparat yang mengawalnya. Hal itu terlihat dari hasil autopsi yang tak ada tanda-tanda luka defensif.

“Tidak ada luka tangkis di sini, di bagian-bagian tertentu yang bentuknya perlawanan dari Siyono,” terang Dahnil sambil menunjuk-nunjuk tangan dan beberapa bagian tubuhnya yang lain.KIBLAT NET

By Tyang Ndusun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s