MUI Menilai, Perda Kota Serang Sudah Tepat, Berbagai Elemen Umat Islam pun Mendukung


 

Silaturahim sejumlah elemen umat Islam ke Pemkot Serang, Banten

Silaturahim sejumlah elemen umat Islam ke Pemkot Serang, Banten, Selasa, 9 Ramadhan 1437 (14/06/2016).

ISTIQOMAH NEWS: Ketua Umum MUI KH Ma’ruf Amin yang berasal dari Banten mengatakan norma sosial di provinsi terbarat Pulau Jawa itu memang tidak membolehkan masyarakat untuk berjualan makanan saat bulan puasa Aturan sosial itu sudah menjadi kearifan lokal masyarakat Banten. Untuk itu, Perda Kota Serang Nomor 2 Tahun 2010 tidak perlu ditinjau ulang karena sudah sesuai dengan aspirasi masyarakat lokal.

Pemkot Serang akan konsisten mempertahankan perda larangan warung makan buka siang hari saat Ramadhan.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang Drs H Mahmudi, Ms.I menegaskan, Perda ini dibuat bukan untuk memiskinkan masyarakat, akan tetapi jikalau masyarakat beriman dan yakin bahwa rezeki itu sudah diatur Allah Subahanahu wa ta’ala. Apalagi memang sehabis waktu ashar itulah orang banyak membeli sehingga justru memberikan banyak rezeki kepada para pedagang.

Hal ini juga berjalan di daerah-daerah lain yang mayoritas muslim seperti Makassar, Medan, Padang bahkan seperti di negara-negara lain seperti Arab Saudi.

Inilah beritanya.

***

Berbagai Elemen Umat Islam Dukung Pemkot Serang Pertahankan Perda

Pemkot Serang akan konsisten mempertahankan perda larangan warung makan buka siang hari saat Ramadhan.

Silaturahim sejumlah elemen umat Islam ke Pemkot Serang, Banten

Silaturahim sejumlah elemen umat Islam ke Pemkot Serang, Banten, Selasa, 9 Ramadhan 1437 (14/06/2016).

Hidayatullah.com– Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Nurul Jihad Kasemen, Serang, Muhammad Nasehuddin bersama sejumlah elemen ormas Islam mendatangi Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, Banten, Selasa, 9 Ramadhan 1437 (14/06/2016).

Kedatangan mereka untuk bersilaturahim dan memberikan dukungan kepada Wali Kota Serang, Tubagus Haerul Jaman, terkait Peraturan Daerah (Perda) No 2 Tahun 2010 Tentang Penyakit Masyarakat.

“Untuk men-support sepenuhnya Walikota dan Satpol PP, jangan sampai lemah. Jangan gara-gara Ibu Saeni, Perda ini jadi dihilangkan. Kalau perlu lebih dipertegas lagi, siapa pun yang tidak mau taat aturan perda silakan keluar dari Kota Serang,” ujarnya kepada wartawan di Masjid Agung Ats-Tsaurah, Jl Maulana Yusuf, Serang.

Sayangnya, Wali Kota Serang sedang tidak ada di lokasi saat dikunjungi oleh sejumlah tokoh Islam Serang itu.

“Wali Kota sedang dipanggil sama Dirjen Otda (Otonomi Daerah) Kemendagri,” ujar Asda II Kota Serang, Moch. Poppy Ariadi, saat menyambut para tokoh Islam. [Baca: Soal Saeni, MUI Banten: Umat Tetaplah Fokus Jalani Ramadhan!]

Meskipun terlihat ada tekanan kepada Wali Kota, Poppy Ariadi menyatakan pihak Pemkot Serang akan konsisten mempertahankan perda tersebut.

Sementara itu, Nasehuddin yang juga Ketua DPW FPI Kota Serang menegaskan, FPI akan menjadi garda terdepan bersama para tokoh agama untuk membela perda-perda yang mendukung syariah.

“Apabila Pemkot Serang seiring dan sejalan dengan ‘perda syariah’, kami akan terus mendukung. Di Ramadhan ini siap berdoa dan bekerja, kalau Pemkot tidak mau menjalankan Perda No. 2 Tahun 2010. Harus kita kawal,” kata dia.

Rabu, 3 Ramadhan 1437 (08/06/2016) lalu, petugas Satpol PP Serang menertibkan sejumlah warung dan rumah makan, termasuk milik Saeni di Cimuncang, Serang. [Baca: Buta Huruf, Saeni Mengaku Tidak Tahu Soal Perda Larangan Jualan]

Penertiban itu dilakukan karena Saeni terbukti melayani konsumen pada siang hari saat Ramadhan. Saeni melanggar Perda No 2 Tahun 2010 tersebut.

Perda ini di antaranya berbunyi: “Setiap pengusaha Restoran atau Rumah Makan atau Warung dan Pedagang Makanan dilarang menyediakan tempat dan melayani orang yang menyantap makanan dan minuman pada siang hari selama bulan Ramadhan.”JITU/Fajar Shadiq, Fajar Aditya

NAHI MUNKAR.COM

By Tyang Ndusun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s