Antek Syiah Bungkam, dan Orang Syiah Kisinan atas Tersiarnya Sejuta Syiah Iran Berhaji ke Karbala


ISTIQOMAH NEWS: Antek syiah whatsapp-image-2016-09-14-at-16-45-23 yang selama ini pandai berkilah bahwa syiah itu kiblatnya sama (dengan kaum Muslimin) kini bungkam. Karena ternyata kiblat syiah itu Karbala di Irak. Hingga orang syiah dari Iran, mengaku Islam tapi berbondong-bondong sejutaan orang malaksanakan apa yang disebut ibadah haji namun ke Karbala di Irak. Padahal seharusnya ke Tanah Suci Makkah yang ada Ka’bahnya sebagai qiblat umat Islam sedunia.

Orang-orang Syiah pun kisinan (sangat malu) atas Tersiarnya Sejuta Orang Syiah Iran berhaji ke Karbala di saat Umat Islam sedunia menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Makkah, thawaf di Ka’bah, Sa’i di Shafa- Marwah,  wuquf di Arafah, mabit (menginap) di Mina, yang semua itu di Makkah dan sekitarnya. Orang syiah malah ke Karbala yang di sana ada kuburan Husein ra.

Dengan berhaji ke Karbala di Irak berarti orang syiah tidak berkiblatkan ke Ka’bah, tapi ke Karbala. Padahal masalah kiblat itu termasuk prinsip, sehingga ada istilah ahlul qiblah (orang yang berkiblatkan ke Ka’bah) itulah orang Islam. Biasanya orang mengatakan, sesama muslim dengan ungkapan sesama ahlul qiblah, yang kiblatny sama (yakni ka’bah).

Kemarin-kemarin antek syiah yang mengaku Ahlussunnah (atau Sunni) masih bisa nyinyir, bahwa kalau dengan Ahmadiyah memang kita beda, karena Ahmadiyah itu punya nabi sendiri, Mirza Ghulam Ahmad. Namun kalau dengan syiah, kan sama, karena nabinya sama, Muhammad saw, dan kiblatnya sama, yaitu Ka’bah.

Kini dengan adanya kenyataan sejuta manusia syiah dari Iran ke Karbala atas nama ibada haji (mengikuti fatwa ayatullah syiah Alî Hossaynî Khâmene’î)  di bulan Zulhijjah 1437H/ 2016 padahal seharusnya berhaji itu ke Tanah Suci Makkah dan thawaf di Ka’bah; maka tentu saja antek syiah harus bungkam. Orang-orang syiah pun kisinan, bagai ditelanjangi sendiri kesesatannya oleh kaum syiah sendiri.

Berita tentang syiah berhaji ke Karbala tersebar ke seantero dunia. Itulah yang bagai menelanjangi orang syiah, terutama para propagandisnya. Maka untuk mengurangi kisinannya, orang syiah tentunya berupaya, bagaimana agar berita memalukan syiah sedunia itu dihapus. Berikut ini beritanya.

***

Kesesatan Syiah Tersebar, Berita tentang Haji Syiah ke Karbala pun Mulai Dihapus

Jakarta, Kicaunews.com – Publik kaget, di saat jutaan umat Islam mengikuti perintah Allah Ta’ala dalam Al-Qur’an dan tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berhaji di Mekkah Al Mukarromah, di puncak pelaksanaan ibadah haji yaitu wukuf di padang Arafah, ternyata media -media online dan televisi di Indonesia menyiarkan adanya “haji tandingan” model Syiah yang wukuf di Karbala Irak.

Awalnya semacam ada pesan “mengecilkan” haji Islam di Mekkah dengan adanya satu juta orang yang ke Karbala, namun yang terjadi justru sebaliknya. Masyarakat tidak bisa dibodohi dan masih bisa berfikir jernih bahwa haji di Karbala bukan hanya lucu tapi juga pasti palsu dan yang melakukannya pastilah kelompok sesat bahkan mungkin bukan Islam. Karena Islam itu dibangun atas Al-Qur’an dan hadits Rasulullah sementara tidak ada dan tidak akan pernah ada tuntunannya haji ke Karbala. Apalagi ibadah haji termasuk rukun Islam. Bisa dibayangkan pada hal yang rukun saja ngaco gimana pada hal lainnya? .

Maka seketika berita tersebut justru menelanjangi kesesatan Syiah secara luas, masyarakat yang belum tahu pun bahkan langsung mengecap Syiah sesat sangat parah. Tentu saja ini sangat merugikan kampanye Syiah di Indonesia yang ditutup-tutup dengan hal-hal yang baik saja, tiba-tiba seperti bangkai yang dibuka lebar lebar hingga bau busuknya menyeruak ke seantero tanah air bahkan dunia.

Maka mulailah aksi menyelamatkan muka dilakukan; berita-berita tentang wukuf nya kaum Syiah di Karbala dihapus. Mungkin atas tekanan berbagai pihak, Indosiar pun menghapus beritanya di:

http://www.indosiar.com/shows/fokus/444551-ribuan-umat-muslim-iran-laksanakan-wukuf-di-karbala-fokus-pagi

dan

https://www.vidio.com/watch/444551-ribuan-umat-muslim-iran-laksanakan-wukuf-di-karbala-fokus-pagi

Tetapi upaya penghapusan itu tetap sia -sia karena bukti sudah menyebar bukan hanya media Indonesia saja yang menyiarkan tapi juga media di negara-negara lain. Misalnya berita dari Inggris :

http://www.ibtimes.co.uk/iranian-pilgrims-banned-hajj-amid-rising-tensions-saudi-arabia-1580907

Dan lihat untuk situs berita dari Iran itu sendiri :

http://www.presstv.ir/Detail/2016/09/11/484261/Karbala-Arafa

Dan lebih parahnya justru beredar fatwa dari ulama Syiah Iran yang menyebut bahwa ke Karbala itu lebih utama 6000 kali dibandung haji/umroh. Dan fatwa itu beredar secara meluas di Timur Tengah dan mulai tersebar ke negara-negara lain. Kebayang betapa repotnya menyembunyikan penyimpangan.

By: A Widhy/kicaunews.com

(nahimunkar.com)

By Tyang Ndusun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s